Reresefun adalah blog keseharian sebagai keresahan atas kesehatan mental disekitar, dimana kesehatan mental itu sendiri masih banyak yang belum peduli.
Sabtu, 16 September 2023
Cinta yang sederhana
Sabtu, 12 Agustus 2023
Kita Bisa Sembuh Dari Trauma Masa Lalu
Menyembuhkan trauma adalah proses yang memerlukan waktu, dukungan, dan komitmen pada diri sendiri. Berikut adalah lima langkah yang dapat kamu pertimbangkan dalam upaya untuk menyembuhkan trauma:
Penting untuk diingat bahwa setiap perjalanan penyembuhan trauma adalah unik dan dapat berbeda untuk setiap individu. Jika trauma yang kamu alami sangat kuat dan mempengaruhi kehidupan sehari-hari kamu, sangat dianjurkan untuk mencari bantuan dari seorang yang terlatih dalam menangani trauma. Mereka dapat memberikan panduan yang khusus sesuai dengan situasi kamu saat ini.
Hidupmu seberharga itu, yakinilah!
Bisa Keluar Dari Kesulitan
Kesulitan adalah salah satu hal yang mengasyikan, karena untuk keluar dari kesulitan sendiri merupakan sebuah perjalanan dan pelajaran yang nyata. Lalu bagaimana untuk bisa bangkit dan keluar dari kesulitan itu sendiri? simak sampai bawah ya...
Ingatlah bahwa setiap situasi sulit dapat memberikan peluang untuk belajar, tumbuh, dan mengembangkan ketahanan diri. Meskipun keluar dari kesulitan mungkin memerlukan waktu dan usaha, kamu memiliki kemampuan untuk mengatasi tantangan dan berkembang menjadi pribadi yang lebih kuat. Jika kesulitan yang kamu hadapi terasa terlalu berat, jangan ragu untuk mencari bantuan dari orang yang kamu anggap sesuai pengalaman yang dapat memberikan dukungan dan panduan lebih lanjutnya.
Langkah Mudah Meredam Emosi
Bagi kalian yang mudah tersinggung atau mudah untuk naik emosinya, yuk kita berlatih untuk mendapatkan ketenangan saat apa yang kalian inginkan tidak sesuai dengan realita.
Meredam emosi adalah keterampilan yang penting untuk mengelola perasaan dan mencegah reaksi berlebihan yang mungkin merugikan diri sendiri atau orang lain. Berikut adalah beberapa langkah yang dapat Anda pertimbangkan untuk meredam emosi:
Ingatlah bahwa meredam emosi adalah keterampilan yang perlu dilatih dan ditingkatkan seiring waktu. Tidak semua teknik akan cocok untuk setiap orang, jadi cobalah beberapa yang berbeda dan lihat mana yang paling efektif untuk Anda. Jika kamu merasa kesulitan mengelola emosi secara mandiri, pertimbangkan untuk berkonsultasi dengan seseorang yang mengerti kesehatan mental.
Senin, 31 Juli 2023
Kamu capek ya??
Hai, apakah kamu sedang capek? capek karna kerjaan? capek karna orang lain? atau kamu sendiri gak tau capek karna apa??
Kita bahas dengan santai yuk!!
Aku sedang capek sama kerjaan, itu boleh. Aku sedang capek sama orang, itu juga boleh. Aku lagi cape sama semuanya, itu juga tidak dilarang. Bisa jadi memang kamu membutuhkan istirahat, atau kamu hanya perlu merasakaan perasaan saat ini untuk lebih peka sama diri kamu sendiri. Kamu merasa capek itu bagian dari hidup kok, itu wajar.
Gak semua orang mengerti kalo kamu lagi capek. Kita cerita ke orang malah dapetnya adu nasib. Kita cerita ke orang tua, gak semua orang tua bisa menerima cerita dari kita, padahal kita hanya butuh di dengar. Ya butuh didengar.
Capek itu bisa dirasakan sama semua orang, ada yang karna capek pekerjaan plus capek diperjalanan eh dilepaskannya ke keluarga yang menunggu dirumah. Padahal yang dirumah juga capek ngurusin pekerjaan rumah dan tetek bengeknya segala rupa, akhirnya malah ribut karna yang satu berpikiran kalo dia saja yang capek sedangkan gak mikir yang dirumah juga ternyata capek.
Ada pula capek karna dia sendiri yang berekpetasi tinggi namun tetap diam ditempat yang artinya hanya berkhayal dengan keindahan dunia pikiran. Tidak masalah berekspetasi namun harus sambil berjalan juga. Berkhayal yang menyebabkan pikiran positif atau negatif, kalau diarahkan ke positif artinya dia sedang manifestasi untuk menarik segala hal yang diinginkan dengan tetap mempertahankan kesadaraan hidup di saat ini, namun bila ke arah negatif berkhayal hanya akan menjadikanya overthinking karena segala hal yang di pikirkan seolah-olah nyata tanpa sadar akan hidup disaat ini, pikiran dimana raga dimana, jadinya melayang-layang terbang.
Bahkan capek gak ngapa-ngapain tuh bisa juga loh, kita padahal diam, badan diam, pikiran juga kosong, kok tapi ngerasa capek ya? itu bisa beberapa faktor yang menyebabkannya. Secara garis besarnya capek gak ngapa-ngapain itu berhubungan sama mental, capek mental bisa dipengaruhi oleh emosi yang meledak namun ditahan, lalu bisa juga karena ngedumel didalam hati akhirnya hanya menggunakan energi untuk fokus sama perasaan kesel marah dan kecewa yang dipendam. Nanti kita bahas di blog yang berbeda ya untuk ini.
Afirmasi
Selasa, 25 Juli 2023
Bacalah saat kamu sedang capek
Dear diriku,
Jumat, 21 Juli 2023
Sepenggal Kisah
Kamis, 20 Juli 2023
Saat pasangan emosi
Saat emosi muncul, kitanya hanya perlu diam. Diam terlebih dahulu, diam untuk mendinginkan, diam untuk berpikir, diam untuk mempersiapkan kalimat agar tidak menyakiti orang lain, dan diam untuk mengembalikan kondisi agar lebih harmonis.
Dalam emosi semua ucapan tak lagi terkontrol, tindakan tak lagi bisa dikendalikan, dan perasaan ingin mengalahkan akan semakin muncul. Saat dalam kondisi berdua yang sedang emosi, seperti biasanya akan saling serang menyerang, terlebih orang yang mempunya emosional yang tinggi akan semakin meninggi saat berbicara. Dan saat itu pula ledakan amarah, sumpah serapah, ucapan yang tidak perlu keluar akan begitu mudahnya tertuju sama tujuannya.
Yang membedakan manusia dengan manusia lainnya adalah salah satunya kontrol emosi. Saat dalam hubungan dan terjadi masalah yang mengharuskan kita berargumen, kata sederhananya ada yang menjadi api dan ada yang menjadi air. Api dengan kata lain emosi yang membara, tidak terkontrol dan sangat mudah meledak bila terkena bahan obrolan yang menurut dia tidak sesuai. Dan harus ada yang menjadi air yang sejuk, nyaman, disekitarnya membuat kita aman, menyejukan dan memadamkan api amarah pasangannya. Memang terdengar klise bagi orang yang belum memahami apa itu emosional.
Emosional sendiri tercipta akibat adanya rangsangan/pemicu yang menyebabkan perasaan negatif yang berasal baik dari dalam maupun dari luar. Emosional yang berasal dari dalam adalah pikiran dan peraaan. Pikiran dan perasaan sendiri yang memanggil rasa emosi, amarah, kesal yang menyebabkan serangan-serangan kepada orang lain atau pasangannya sendiri. biasanya karena ketidaksesuaian apa yang menjadi ekspetasinya namun tidak terwujud. Sedangkan emosi yang berasal dari luar, hal yang tidak bisa dikendalikan oleh diri sendiri, hal yang tidak bisa kita kontrol yang menyebabkan rasa emosi negatif itu muncul ke permukaan.
Namun dari dua pemicu emosi itu menjadikannya senjata untuk menyerang orang lain melalui apa yang bisa diraih atau melalui apa yang bisa dia lakukan.
Pada dasarnya emosi itu datang melalui kontrol diri kita, saat emosi datang kita bisa memberikan tempat atau tidak. Kita memberikan ruang kepada emosi atau tidak. Kita memberikan fokus dan perhatian pada emosi atau tidak. Saat diri kamu tidak memberikan tempat untuk emosi itu mengontrol diri kamu, kamu tidak akan meluapkan emosi itu sendiri atau bahkan kamu tidak akan merasakan emosi.
Kembali ke pembahasan emosi di dalam hubungan, emosi di dalam hubungan hanya sebentar datangnya, jangan sampai hal yang sebentar itu menyebabkan niat baik kalian tidak tercapai. Saat pasangan kalian emosi, dengarkan dahulu, jangan bicara apapun saat itu juga, jadilah orang yang bisa mengontrol situasi kondisi, bila kalian pria diam dan dengarkan apapun yang diucapkannya, cukup dengarkan. Bila kalian wanita, jangan ambil keputusan saat kalian emosi, jangan merendahkan pasangan kalian saat emosi.
Terimakasih sudah membaca tentang emosi ini, sedikitnya semoga membantu hubungan kalian lebih baik lagi.
Tidak semuanya perlu diwujudkan
Bila semuanya diwujudkan, apakah nanti tidak akan jadi polemik saat dengan kondisi yang berbeda?
Aku mengerti banyak orang yang mengingkan hal yang diinginkan dan mungkin sudah di impikan dalam khayalannya sendiri itu seperti apa. Nyatanya tidak semua hal yang kamu inginkan harus kamu wujudkan, kadang kala hanya angan-angan yang memang membuat kita senang sesaat, namun saat diwujudkan, ternyata itu gak perlu-perlu banget.
Manusia dengan pikirannya memang unik, ada manusia yang bisa mengontrol pikirannya ada manusia yang dikontrol oleh pikirannya. Lantas kamu mau jadi yang mana?
Terlebih kepada orang yang disayang pun seperti itu, orang tua tidak mewujudkan keinginan anak bukan berarti orang tua itu tidak sayang sama anak, karena orang tua juga paham dengan kondisi mereka, paham apa yang perlu dan tidak perlu, kita sebagai anak mungkin masih belum menyadari bahwa orang tua bukan hanya untuk memenuhi keinginan anaknya, namun mereka harus memenuhi kebutuhan hari ini, esok, dan mungkin beberapa hari berikutnya.
Tidak semua keinginan perlu diwujudkan, berpikir realistis dengan kondisi masing-masing mungkin lebih nyaman untuk beberapa pihak. Bahwa kita punya tujuan baik dan jangan sampai hal yang tidak perlu dan tidak kita butuhkan menghalangi niat baik bersama. Lalu sampai kapan kita mau sadar bahwasannya ada hal keinginan dan kebutuhan, ada skala prioritas, ada perjuangan bukan hanya satu pihak, dan konsentrasi menuju tujuan bersama.
Mungkin saat ini kita serba tercukupi dengan materi dan mental, namun bila kondisinya berbeda dengan keinginan yang sama, apakah kita akan baik-baik saja secara hubungan?
Berpikir lebih jauh dan lebih luas memberikan kita sudut pandang yang lain. Apakah keinginan itu hanya untuk memberi makan ego kita atau memang benar-benar saat tidak terkabulkan kita akan sesakit itu?
Memberi makan ego hanya akan menumbuhkan dan juga memelihara ego di dalam diri. Memberi makan ego itu seperti apa? ya dengan memenuhi keinginan. Sesederhana itu namun banyak orang masih menolak definisi itu, dengan berdalih gpp kan kita juga senang, kan kita juga bahagia, kan kita juga menikmatinya dan bla bla bla...
Kita semuanya punya ego, kita yang mengontrol ego kita, apakah ego itu akan diberi makan sehingga akan semakin membesar dan mengontrol kita, atau kita yang mengontrol ego agar tidak semakin membesar dengan tidak memberinya makanan.
Sebagai contoh, orang tua tidak serta merta memberikan apapun yang anak inginkan agar anak tau yang namanya keinginan tidak semuanya perlu diwujudkan. Bapak ibu yang marah merupakan didikan untuk anak bahwa itu bukan kebutuhan untuk dirimu, karna kami sudah memenuhi kebutuhan kamu melalui hal yang lain.
Sampai sini dulu, akan dilanjutkan di episode berikutnya. see
Selasa, 18 Juli 2023
Berkabar
Betapa kelelahan mampu membuatmu melupakan banyak hal. Namun kumohon, buatlah satu pengecualian; Berusahalah memberi kabar, sesingkat apapun itu.
Kita memang mempunya aktivitas masing-masing, aku dengan aktivitasku, dan kamu dengan aktivitasmu, banyak hal yang kita lakukan sampai pada akhirnya berlanjut dari aktivitas ke aktivitas lainnya.
Yang menariknya, masih banyak yang belum mengerti bagaimana menjalin hubungan dengan pasangan, keluarga, ataupun orang terdekat lainnya yang masing-masing punya aktivitas di hari yang sama, satu hal yang paling dasar dan penting untuk seberusaha itu harus dilakukan yakni berkabar. Ya dengan berkabar
Berkabar memberikan rasa berharga bagi pasangan, memberikan posisi bahwasanya keberadaan dirinya diakui. Tidak perlu panjang kali lebar untuk kalian berkabar kepada pasangan, cukup dengan memberi kabar aktifitas apa yang akan atau sedang kalian lakukan, tidak lebih satu menit bahkan bisa kurang dari 10 detik kalian memberikan kabar kalau kalian sedang baik-baik saja.
Berkabar bukan berarti diri kita di kontrol, berkabar memberikan kepercayaan pada pasangan, memberikan apresiasi, memberikan tempat bahwa kamu orang yang berharga.
Berkabar itu sederhana, namun gak semua orang mampu melakukannya.
Berkabar itu menyenangkan, bagi orang yang menghargai pasangannya. Berkabar itu sangat asyik, berkabar itu menyejukan, dan berkabar itu komunikasi dasar untuk memelihara hubungan.
Jangan lupa berkabar!!!
Memberi benteng dan batasan agar tidak terjadi perselingkuhan
Perselingkuhan terjadi akibat adanya interaksi sosial antara lawan jenis selain pasangannya, baik secara langsung ataupun tidak langsung. P...